Ketika Sampah Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata, Pemerintah Desa, KKN IMK Ajak Warga Peduli Lingkungan
07 Oktober 2026 20:49:10 WITA
TITAB, BUSUNGBIU – Persoalan sampah sering kali terlihat sederhana. Sisa makanan, plastik, botol, hingga berbagai barang yang sudah tidak digunakan cukup dibuang dan dianggap selesai. Namun, ketika sampah terus menumpuk, persoalannya menjadi jauh lebih besar. Lingkungan tercemar, kebersihan terganggu, bahkan kebiasaan membakar sampah masih menjadi pilihan sebagian masyarakat.
Perbekel Desa Titab melibatkan atau menunjuk mahasiswa KKN Institut Mpu Kuturan (IMK) Desa Titab, untuk melakukan sosialisasi pengolahan sampah sekaligus memberikan waktu sekalian menjalankan Prokernya. mahasiswa KKN sangat berupaya mengajak masyarakat untuk tidak sekadar membuang sampah, tetapi memahami bagaimana sampah dapat dikelola dengan cara yang tepat.
Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Serba Guna Desa Titab, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Senin (5/10/2026). Sebanyak 42 masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk ibu-ibu PKK Desa Titab.
Suasana sosialisasi tidak dibuat terlalu formal. Mahasiswa KKN menyadari bahwa materi mengenai sampah dapat terasa monoton apabila hanya disampaikan melalui pemaparan. Karena itu, mereka menyiapkan materi terlebih dahulu dan mengemas penyampaiannya dengan cara yang lebih dekat dengan masyarakat.
Hiburan berupa bondres yang dibawakan oleh mahasiswa KKN turut menjadi bagian dalam kegiatan tersebut. Tawa masyarakat yang muncul di sela-sela penyampaian materi menjadi cara tersendiri bagi mahasiswa untuk membangun suasana yang lebih santai. Di balik hiburan tersebut, pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan tetap menjadi inti kegiatan.
Materi yang disampaikan tidak hanya membahas bahaya sampah, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat melakukan pengelolaan sampah secara tepat. Salah satunya melalui pemilahan sampah organik dan nonorganik serta penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle atau 3R.
Bagi mahasiswa KKN, persoalan sampah tidak cukup hanya dibicarakan. Pengetahuan yang diberikan dalam sosialisasi diharapkan dapat dilanjutkan menjadi kebiasaan di lingkungan masyarakat.
Perbekel Desa Titab, I Wayan Suastika, mengatakan persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Ia menyebut penanganan sampah telah menjadi salah satu program pemerintah, termasuk melalui berbagai kebijakan yang telah disampaikan kepada masyarakat.
Desa Titab telah melakukan berbagai upaya dalam menangani persoalan sampah, baik organik maupun nonorganik. Meski demikian, masih terdapat persoalan yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal pemilahan sampah.
Harapan Perbekel desa Titab berharap ke depan pengelolaan sampah di Desa Titab dapat dilakukan secara lebih menyeluruh. Tidak hanya memilah sampah, masyarakat juga diharapkan mampu menerapkan prinsip 3R dalam kehidupan sehari-hari.
Pembakaran sampah juga menjadi salah satu kebiasaan yang ingin perlahan dikurangi melalui peningkatan pemahaman masyarakat. Mahasiswa KKN berharap masyarakat memiliki pilihan pengelolaan yang lebih baik setelah mengetahui dampak yang dapat ditimbulkan dari sampah yang tidak dikelola dengan benar.
Pada akhirnya, sosialisasi tersebut bukan sekadar kegiatan penyampaian materi di Gedung Arena Desa Titab. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membicarakan persoalan yang setiap hari hadir di lingkungan sekitar.
Sampah mungkin berawal dari sesuatu yang kecil. Namun, ketika tidak dikelola dengan baik, dampaknya dapat menjadi persoalan besar. Karena itu, perubahan dapat dimulai dari hal sederhana: memilah sebelum membuang, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menggunakan kembali barang yang masih layak, dan mengolah sampah agar memiliki nilai guna.
Melalui sosialisasi tersebut, Perbekel Desa Titab Bersama Mahasiswa KKN berharap kesadaran masyarakat terhadap sampah tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Sebaliknya, pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan baru demi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Desa Titab.
Komentar atas Ketika Sampah Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata, Pemerintah Desa, KKN IMK Ajak Warga Peduli Lingkungan
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Ketika Sampah Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata, Pemerintah Desa, KKN IMK Ajak Warga Peduli Lingkungan
- BUKAN SEKADAR BERSIH-BERSIH, PEMERINTAH DESA DAN MAHASISWA KKN IMK RAWAT LINGKUNGAN
- KEGIATAN POSBINDU DAN LASIA
- PEMASANGAN BENDERA MERAH PUTIH
- KEGITAN PEMBERSIHAN
- HUT KOTA SINGARAJA KE-421
- PELANTIKAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI BULELENG
Temukan Kami Di Facebook
Please Bantu Kami,
×










